Serangan di Pearl Harbor

Serangan di Pearl Harbor dirancang oleh Laksamana Yamamoto dan dikomandani oleh Laksamana Nagumo. Dengan melibatkan 6 kapal angkut pesawat (aircraft carrier), Akagi, Kaga, Hiryu, Soryu, Shokaku, dan Zuikaku, AL Jepang membawa 400 pesawat tempur.

Pada tanggal 26 November 1941, enam kapal angkut pesawat ini bergerak dari dermaga di Pulau Kurile. Sementara itu unit kapal selam menuju ke Hawaii untuk mencari informasi kemungkinan penyerangan di Pearl Harbor.

Saat AL Jepang telah menuju tempat peluncuran pesawat mereka, mata-mata Jepang di Hawaii melaporkan bahwa tidak ada kapal angkut pesawat AS di Pearl Harbor (saat itu pasukan udara AS tengah berlatih di laut). Sementara itu lebih dari 80 kapal AL Amerika berlabuh. Kapal-kapal inilah yang menjadi target serangan Jepang. Hingga akhirnya pada hari Minggu pagi 7 Desember (waktu Amerika), atau 8 Desember (waktu Jepang) pukul 6, pesawat Jepang mulai meluncur.

Sekitar pukul 7.55, pasukan udara Jepang pertama tiba di Pearl Harbor, kemudian membentuk beberapa formasi terpisah. Sebagian menyerang pesawat Amerika yang akan mendekat ke Pearl Harbor, dan sebagian lainnya sibuk menjatuhkan bom pada kapal-kapal Amerika.

Serangan pertama adalah bom dengan skala besar, kemudian diikuti bom torpedo dengan skala yang lebih kecil dari berbagai arah. Dengan keadaan dermaga yang penuh dengan kapal AL  Amerika, tidak sulit bagi Jepang untuk menentukan target.

Dalam waktu 10 menit kapal Arizona hancur, sebanyak 1.200 orang tewas karena terjebak di dalam kapal ini. Kapal West Virginia yang berada di samping Arizona tenggelam ke dasar laut setelah dihantam 6 bom torpedo. Di saat yang sama California mulai tenggelam. Kapten kapal Nevada hampir saja dapat membawa kapal ini menjauh, namun usaha ini gagal setelah serangan gelombang kedua dilancarkan.

Setelah keberhasilan dua gelombang serangan, Lasamana Nagumo membatalkan serangan ketiga karena kedua serangan sebelumnya dianggap cukup untuk melemahkan pertahanan Amerika. Hingga tengah hari pesawat tempur untuk gelombang ketiga tetap berada di dalam kapal. Maka serangan di Pearl Harbor berakhir. Armada perang Jepang pun segera menyingkir dari perairan  Hawaii.

Serangan ini sukses membuat 21 kapal perang Amerika tenggelam atau rusak parah, memusnahkan 200 pesawat Amerika, dan 160 lainnya rusak berat, hanya beberapa saja yang sanggup bertahan.


Sumber : Majalah Angkasa Edisi Koleksi, Perang Asia Timur Raya : Kedigdayaan Dai Nippon

 David Jordan, World War II : The Ultimate Guide to the Biggest Conflict of the 20th Century

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s